Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asal Usul dan Jenis Jenis Burung Parkit

Asal Usul dan Jenis Jenis Burung Parkit, Purwomp.com - Parkit merupakan salah satu burung yang memiliki banyak varian warna bulunya. Banayk pecinta burung parkit ini yang suka akan ke eksotisannya warna yang dihasilkan. Banyak aneka warna dari burung parkit ini yakni hijau, kuning, putih dan lain sebagainya masih banyak lagi.

Namun, apakah kalian tahu asal usul burung parkit ini?


Burung parkit itu berasal dari Australia Benua Kanguru, yang ditemukan pertama kali oleh seorang ornitholog bernama John Gould pada tahun 1740. Saat burung parkit di temukan pertama kali itu dominan berwarna hijau, tidak seperti sekarang ini yang banyak memiliki warna bulu bulunya. Saat itu John mencoba memlihara burung parkit di lingkungan rumahnya dan dapat berkembang biak dengan baik. Dari hasil budidayanya itu kemudian John membawa burung parkit tersebut ke berbagai negara negara lain seperti di Benua Eropa, Benua Asia, Benua Amerika dan termasuk Indonesia.


Dalam perkembangannya burung parkit yang ada di Indonesia ternyata sudah ada sejak tahun 1950, dan sejak saat itu sudah di budidayakan oleh orang Indonesia. Anehnya, parkit yang ada di Indonesia disebut dengan parkit lokal padahal sebenarnya parkit ini berasal dari benua Australia. Disebut lokal karena para pedagang dan para peternak yang mengklarifikasikannya sendiri.

Burung parkit itu masih sejenis burung paruh bengkok. Itu ditandai dengan paruhnya bagian atas yang melengkung ke bawah sedangkan paruh bawah melengkung keatas. Habitat asli burung parkit adalah dari padang rumput, padang belukar, dan belantara atau hidupnya secara berkelompok mulai dari puluhan hingga ribuan.

Pada habitat aslinya burung parkit merupakan burung pemakan biji bijian, pucuk rerumputan, dan buah buahan. Saat mencari makan burung parkit ini juga secara bersama sama, hal ini untuk menghindari predator yang ingin memangsanya.

Sedangkan burung parkit ini memiliki tubuh yang kecil, leher pendek, tubuh langsing, ekor panjang dan memiliki warna bulu yang indah serta berwarna warni. Panjang dari burung parkit ini adalah 18 sampai 20 cm untuk burung parkit dewasa. Memiliki paruh yang kuat, keras yang mampu memecahkan biji bijian yang keras. Burung parkit juga memiliki dua warna mata yakni berwarna merah bening, dan berwarna hitam bening.

Untuk jenis burung parkit sendiri dibagi menjadi 2 yaitu burung hias dan burung berkicau. Sebutan itu dikarenakan burung parkit memiliki bulu bulu yang indah serta warna warni. Sedangkan disebut burung berkicau burung prkit juga mampu mengeluarkan suara indah dan berirama.

Jenis Jenis Burung Parkit


Burung parkit yang selama ini kita kenal adalah ada dua jenis yaitu Burung parkit Australia dan burung parkit lokal. Burung parkit lokal sudah kita singgung seperti diatas yakni hanya sebutan dari para pedagang dan dari para peternak yang ada di Indonesia.

1. Parkit Australia


Sebutan untuk burung parkit Australia adalah burung Falk yang memiliki tubuh besar dan di bagian kepada ada jambulnya. Burung falk ini cenderung harganya masih sangat mahal, hal ini dikarenakan burung ini di Indonesia masih jarang kita jumpai dan burung ini cendeung masih di Impor dari Negara asalnya yakni Australia. Alasan itulah yang membuat burung Falk ini mahal harganya atau masih tinggi.

Burung ini sering kita dengar dengan banyak sebutan seperti burung Falk, cokatiel, spalg, parkit Australia, dan valg parkit. Burung ini juga memiliki panjang tubuhnya sekitar 30 cm serta memiliki postur yang besar dari pada parkit lokal.

Parkit Australia ini di bedakan menjadi 3 jenis yakni dari perbedaan warna bulu seperti Normal Cockatiel, Lutino Cockatiel dan Pearl Cinnamon.

a. Normal Cockatiel


Burung jenis ini memiliki warna bulu abu abu kehitam hitaman, sayap abu abu selempang putih pada bagian tepi dan muka kuning bercampur abu abu.

b. Lutino Cokatiel


Burung jenis ini ciri yang paling mencolok adalah warna bulu yang dominan putih dan mata berwarna merah.

c. Pearl Cinnamon


Ciri dari burung jenis ini adalah warna bulunya perpaduan antara abu abu, putih, dan kuning perak.

2. Parkit Lokal


Pada dasarnya burung parkit lokal itu tidak ada, sebab burung parkit yang di Indonesia ini merupakan burung yang berasal dari Benua Austrlia. Disebut lokal kemungkinannya karena burung ini sudah lama di budidayakan di Indonesia dan memiliki tubuh yang kecil atau untuk memudahkan dalam penyebutannya saja.

Burung parkit lokal menurut para pedagang dan para peternak dibedakan menjadi tiga jenis yaitu Parkit Bond, Parkit Warna, dan Parkit Hijau.

a. Parkit Bond


Parkit jenis bond ini dibedakan lagi menjadi 2 jenis yakni warna matanya merah bening dan warna bulu dada atas dengan bawah berbeda.

Warna mata merah bening biasanya memiliki warna bulu polos seperti putih dan kuning polos tanpa ada pigmen warna lain. Putih polos disebut dengan sebutan Parkit albino sedangkan warna kuning polos disebut dengan sebutan Lutino.

Sedangkan warna bulu dada atas dan bawah berbeda ini memiliki ciri warna belang misalnya dada bagian atas berwarna putih bagian bawah hijau dan lain sebagainya.

b. Parkit Warna


Parkit warna merupakan burung parkit yang memiliki warna bulunya biru dominan dan berpigmen hitam, abu abu berpigmen hitam, kuning berpigmen hitam dan putih berpigmen dll. Untuk memudahkan membedakan jenis parkit bond dan parkit hijau adalah warna bulu parkit warna tidak polos, tidak mata merah, dan tidak berwarna hijau itulah yang disebut parkit warna.

c. Parkit Hijau


Untuk membedakan jenis parkit ini sangatlah mudah sekali yakni bulu pada tubuhnya dominan warna hijau tidak ada yang lain. Parkit jenis ini juga memiliki harga paling murah diantara jenis parkit lokal lainnya.

Demikian Asal Usul dan Jenis Jenis Burung Parkit yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita dalam mengenal burung parkit yang ada di Indonesia. Salam sukses dan salam kicau mania.

Posting Komentar untuk "Asal Usul dan Jenis Jenis Burung Parkit"