Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5+ Cara Merawat Burung Trucukan Agar Tetap Gacor

Cara Merawat Burung Trucukan Agar Tetap Gacor, Purwomp.com - Burung trucukan merupakan salah satu burung pemakan buah buahan dan juga serangga. Burung ini masih termasuk burung berkicau karena burung ini memiliki kicauan yang khas dan juga bernada tinggi suaranya.

Burung yang memiliki nama latin Pycnonotus goiavier ini banyak disukai oleh pecinta burung kicau di Indonesia. Pasalnya burung ini mempunyai kicauan yang dapat membuat hati senang apalagi jika sudah ngropel dan mbonang akan membuat suasana menjadi ramai seperti di tengah hutan.


Burung trucukan habitat aslinya di hutan atau daerah yang memiliki pohon yang rintang dan memiliki daun yang lebat. Burung ini sangat menyukai daerah yang memiliki udara sejuk.

Untuk saat ini harga burung trucukan masih dapat di jangkau alias masih sangat murah. Untuk harga ombyokan tangkapan hutan masih dihargai kurang lebih 20.000 rupiah di pasar burung dan juga kios burung.

Dalam merawat burung trucukan ini juga sangat mudah sekali. Yang penting saat merawat burung trucukan ini adalah pakan dan minum jangan sampai telat. Jika itu terjadi maka burung akan mengalami mati atau macet bunyi jika burung trucukan sudah gacor.

Jika anda sudah memiliki burung trucukan yang sudah gacor, maka rawatlah setiap hari. Agar burung tetap berkicau setiap harinya. Salah dalam perawatan akan membuat burung berhenti berkicau dalam jangka waktu lama.

Agar burung trucukan tetap gacor setiap harinya, saya akan membagikan tips cara merawat yang baik sesuai pengalaman saya dalam merawat burung trucukan ini.

5+ Cara Merawat Burung Trucukan Agar Tetap Gacor


1. Pengembunan


Lakukan pengembunan burung trucukan setiap hari, sebab burung ini sangat suka sekali diembunkan. Dialam liar burung trucukan menjelang pagi burung akan mengeluarkan kicauannnya yang berisik diatas atas pohon yang rindang.

Waktu pengembunan yang baik adalah jam 4.30 sampai dengan pukul 06.00 pagi. Lakukan setiap hari agar burung menyukainya.

Udara dipagi hari sangatlah bemanfaat bagi pernafasan burung trucukan. Nafas burung akan bertambah panjang jika kita rutin dalam mengembunkannya. Nafas panjang akan membuat burung dalam berkicau mampu bertahan lama.

2. Pemandian


Setelah burung trucukan diembunkan maka langkah selanjutnya adalah memandikannya. Dalam memandikan burung ini dapat dilakukan dengan cara disemprot atau secara mandi sendiri dalam karamba.

Pemandian sendiri bermanfaat untuk menghilangkan kutu kutu yang menempel pada bulu bulu burung trucukan. Serta untuk menrunkan atau meredam birahi burung agar tetap stabil. Birahi yang cenderung tinggi membuat burung malas berkicau yang ada cuma loncat sana sini. Kurang birahi juga akan membuat burung trucukan cenderung banyak diam.

Pemandian sebaiknya dilakukan pada pukul 07.00 - 08.00 pagi hari atau pada pukul 3 - 5 sore hari. Atau dapat anda lakukan pemandian 2x dalam sehari yakni pagi dan sore hari ini lebih bagus.

3. Penjemuran


Penjemuran juga sangat penting bagi burung, karena akan membuat burung terasa hangat jika udara disekitar dingin. Penjemuran juga berfungsi untuk memlihara bulu bulu burung agar tetap bagus dan berkilau. Selain itu penjemuran sangat dibutuhkan burung untuk memberikan vitamin yang dibutuhkan tubuhnya.

Penjemuran sebaiknya dilakukan sampai pukul 10 pagi atau jika udara dingin dapat sampai pukul 12 siang. Jangan menjemur burung trucukan berlebihan, hal ini akan membuat burung merasakan dehidrasi tinggi yang akan mengakibatkan burung cenderung malas berkicau.

4. Pemberian Pakan dan Minum


Berikan pakan burung trucukan berupa voer atau buah yang disukai burung tersebut. Pemberian pakan dan minum sendiri jangan sampai telat atau pakan dan minum harus tetap tersedia dalam sangkar. Pakan dan minum telat sehari saja akan membuat burung macet bunyi sampai waktu cukup lama. Maka dari itu perhatikan masalah pakan dan minum.

Selain voer dan buah, burung trucukan juga sangat suka makan serangga serangga kecil seperti jangkrik, belalang, laba laba dll serta ulat. Untuk itu berikan setiap hari dengan porsi disesuaikan dengan burung trucukan kesayangan anda.

5. Kerodong burung


Pengerodongan juga sangat mempengaruhi performa burung trucukan. Burung yang dikerodong pada malam hari akan membuat burung tenang dan meminimalisir burung stres karena ketakutan. Selain itu kerodong juga berfungsi untuk menghangatkan burung pada malam hari yang notabanenya udara malam yang dingin.

Kerodong juga akan membuat burung trucukan istirahat dengan tenang serta membuat burung akan tidur dimalam hari. Sehingga pada aktu pagi hari dan buka kerodong burung sangat fit karena sudah beristirahat dengan baik.

Dari kelima rawatan diatas jika sudah dilakukan setiap hari jangan sampai diubah ubah rawatan serta waktunya. Jika hal itu anda lakukan dengan merubah rawatan akan membuat burung mengalami stres dan membuat burung tidak gacor lagi. Untuk itu lakukan rawatan yang membuat anda nyaman dan tidak repot dengan rawatan biasa biasa saja atau apa adanya.

Nah, itulah 5+ Cara Merawat Burung Trucukan Agar Tetap Gacor yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda dalam merawat burung trucukan.

Posting Komentar untuk "5+ Cara Merawat Burung Trucukan Agar Tetap Gacor"