Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Ayam Kampung Bagi Pemula

Cara ternak ayam kampung, purwomp.com - Dalam beternak ayam kampung yang di lakukan di pedesaan biasanya hanya menggunakan cara yang biasa biasa saja. Artinya para peternak hanya menggunakan kandang sederhana dan kebanyakan di umbar di luar kandang. Mereka dalam beternak hanya di ambil daging dan telurnya.

Metode ternak ayam kampung di desa desa adalah dengan cara pada pagi hari ayam di umbar di luar kandang kemudian pada sore hari barulah di masukkan ke kandang.

Untuk pemberian pakan para peternak masih mengandalkan sisa sisa dari dapur misalnya, sisa nasi kemarin, dan juga sisa sisa sayuran. Selain sisa dapur mereka juga memberi pakan berupa dedak yang di berikan pada sore hari sebelum ayam masuk ke kandang. Untuk pagi hari jarang sekali mereka memberi makan ke ayam ayamnya, hal ini agar ayam mencari makan sendiri di kebun kebun yang berupa cacing ataupun hewan hewan kecil lainnya.

Dengan seiringnya waktu banyak permintaan daging ayam kampung, cara ternak model di atas sudah banyak di tinggalkan. Sekarang sudah banyak sekali para peternak menggunakan sistem semi intensif dan intensif. Dalam ternak ayam kampung, untuk sekarang bukan hanya di ambil dagingnya saja melainkan ada juga yang di ambil telurnya.


Para peternak yang hanya di ambil telurnya, mereka memilih jenis ayam yang produktivitas telurnya banyak seperti ayam arab dan ayam pocin. Dari kedua jenis ini telurnya mirip sekali dengan telur ayam kampung. Dengan perbandingan dalam produksivitas telur, ayam kampung dapat menghasilkan telur rata rata 115 per tahun sedangkan ayam arab dapat menghasilkan lebih dari itu atau 225 butir per tahun.

Cara Ternak Ayam Kampung Bagi Pemula


1. Sistem Semi Intensif


Pada sistem intensif, para peternak ayam kampung menggunakan pekarangan yang hanya di pagari di sekelilingnya agar ayam tidak dapat keluar dari kandang tersebut. Pagar biasanya mereka memakai dari bambu ataupun dari jaring yang sudah jadi, yang di beli dari online maupun di tempat jual beli kebutuhan ternak.

Pada sistem ini, alas pada kandang biarkan beralaskan tanah yang sudah di taburi dengan jerami atau dengan sekam padi atau bisa juga dengan rerumputan. Dimaksudkan agar ayam dapat mengais tanah atau mencari makan tambahan di dalam kandang tersebut.

Biasanya ukuran kandang 2 x 4 meter yang dapat di isi ayam kampung jantan 1 dan ayam kampung betina 6 - 10 ekor. Dalam perkawinan ayam dalam kandang biarkan saja secara alami, jika sudah begitu dalam beberapa hari ayam betina akan bertelur. Dengan begitu kita cuma menyiapkan tempat untuk bertelur dengan menggunakan jerami atau bahan lainnya yang empuk.

Jika sudah waktunya mengeram, kita biarkan saja di eram sendiri oleh induk ayam tersebut atau bisa juga diambil dan di tetaskan dengan mesin penetas atau dengan menggunkan indukan lain. Ayam betina yang di ambil telurnya untuk di tetaskan lainnya maka dalam menghilangkan sifat ayam yang akan mengeram dapat di lakukan dengan memandikan ayam betina tersebut  dalam beberapa hari hingga sifatnya hilang.

2. Sistem Intensif


Pada sistem intensif kita harus dapat menguasai beberapa aspek dalam beternak ayam kampung mulai dari produksi hingga pemasaran. Pada proses produksi, kita sudah dapat memikirkan dalam pengadaan bibit, memilih kandang, dan perawatan. Dan yang terakhir dari ternak ayam kampung yakni pemasaran.

 A. Pengadaan Bibit / DOC


      Dalam pengadaan bibit ayam atau Day Old Chicken (DOC) kita bisa membeli atau dapat menetaskan sendiri dengan cara sederhana atau menggunakan mesin penetas. Jika kita dalam pengadaan bibit dengan beli maka perhatikan luas kandang yang akan di pakai. Jangan sampai luas kandang tidak muat saat ayam mulai dewasa. Jika kandang sudah kepenuhan, hal tersebut akan mengganggu pertumbuhan ayam.

Jika dalam pengadaan bibit ayam kampung, menetaskan sendiri maka kita perlu menyiapkan induk ayam betina beberapa ekor. Kelebihan dengan menetaskan sendiri kita dapat tahu induk tersebut ayam kampung asli atau sudah keturunan dari jenis ayam lain.

 B. Kandang


      Pada peternakan ayam kampung juga sangat penting adalah pemilihan kandang yang akan di gunakan. Ada 3 jenis kandang yang dapat di pakai pada ternak ayam kampung sistem intensif ini yakni kandang ren, kandang postal dan kandang baterai.

Dari ketiga jenis kandang tersebut ada kelebihan dan kekurangan sendiri sendiri.

Kandang Ren, kita hanya membuat tempat berteduh ayam saja dan seperti pada ternak ayam sistem semi intensif.

Kandang Postal, pada kandang ini lebih efektif di gunakan sebagai pembesaran saja atau untuk ayam kampung pedaging.

Kandang Baterai, menggunakan kandang baterai dalam ternak ayam kampung kurang efektif sebab biaya produksi dengan penjualan tidak sebanding. Pada sistem kandang ini tidak di pakai dalam ternak ayam kampung oleh para peternak.

 C. Perawatan / Pembesaran


     Para peternak dalam perawatan sudah menyiapkan pakan dengan kualitas tinggi serta obat obatan jika ayam ternakannya terjangkit penyakit serta persiapan hal hal lain yang menentukan hasil dari ayam tersebut.

Ayam yang baru berumur 0-2 bulan, para peternak memberikan pakan produksi pabrik. Hal ini di lakukan agar pertumbuhan ayam cepat besar serta tumbuh dengan besrnya sama semua. Dan jika ayam sudah berumur lebih dari 2 bulan sampai 3 bulan dapat mencampur pakan pabrik dengan dedak dan bungkil jagung dengan perbandingan 1 : 3 : 1. Campuran pakan ini dapat di pakai hingga ayam siap di jual atau kita dapat menambahkan ijo ijoan seperti dedaunan yang di sukai ayam.

 D. Pemasaran


      Jika ayam sudah waktunya untuk di jual, kita dapat menjualnya langsung ke pasar ayam atau dengan cara di jual ke tukang ayam keliling. Cara ini akan kurang menguntungkan bagi kita sebagai peternak, sebab pastinya harganya akan lebih murah.

Jika ingin keuntungan kita lebih besar kita dapat menjualnya sendiri langsung ke pelanggan atau rumah rumah makan yang menyediakan menu ayam kampung. Atau kita dapat menggunakan internet sebagai pemasaran.




Postingan Terkait :

cara ternak ayam
cara ternak ayam petelur
cara ternak ayam potong
cara ternak ayam bangkok
cara ternak ayam joper
cara ternak ayam jawa
cara ternak ayam kalkun
cara ternak ayam pejantan
cara ternak ayam jawa super
cara ternak ayam petelur pemula
cara ternak ayam alas

Posting Komentar untuk "Cara Ternak Ayam Kampung Bagi Pemula"