Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Cucak Ijo Bakalan Dari A - Z

purwomp - Dalam merawat burung cucak ijo bakalan yang sudah dewasa diperlukan perhatian khusus, pengalaman dan perawatannya. Agar kita mudah dalam merawatnya letakkan burung pada sangkar berukuran 40 x 40 x 60 cm. Dan didalamnya beri makan dan minum beserta tenggeran. Merawat burung cucak ijo bakalan perlu kita perhatikan kegiatan seperti memberi makan dan minum, menjaga kebersihan sangkar, mandi, penjemuran, pengerodongan, dan juga memaster.


1. Memberi makan dan minum cucak ijo bakalan

Untuk perawatan bakalan cucak ijo yang lebih utama adalah kegiatan memberi makan dan minum. Pakan dan minumharus selalu tersedia di dalam sangkar setiap harinya. Jika cucak ijo bakalan kekurangan atau tidak tersedianya pakan dan minum dalam waktu berhari-hari dapat mengakibatkan kematian.

Cucak ijo yang baru saja kita beli dari pedagang burung hasil tangkapan hutan maka burung tersebut tentu saja belum makan pakan batan seperti voer atau pellet. Hal ini disebabkan karena burung cucak ijo pada habitat aslinya memakan serangga-serangga kecil dan juga buah-buahan.

Agar cucak ijo mau makan pakan buatan boer maka dibutuhkan latihan atau waktu yang cukup lama. Adapun cara yang dapat diterapkan agar cucak ijo mau makan voer dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Tempatkan burung dalam sangkar dan sediakan makan dan minum, berikan makanan kesukaan cucak ijo seperti pisang, jangkrik dan kroto
  • Tempatkan sangkar pada lokasi yang tenang dan aman
  • Perhatikan burung bakalan tadi jika sudah tenang da mau makan pisang atau makanan alami, mulailah sediakan pakan buatan berupa voer yang dicampur kroto
  • Bila burung cucak ijo sudah mulai terbiasa dengan pakan buatan yang dicampur kroto maka hentikan terlebih dahulu pemberian pisang
  • Kurangi secara bertahap kroto yang dicampur voer hingga burung dapat menerima pakan buata saja
  • Perhatikan kondisi burung yang makan voer jika kotorannya sudah padat seperti voer yang diberikan berarti burung beradaptasi dengan pakan buatan. Namun, jika tidak terlihat menerima pakan buatan ulangi langkahnya mulai dari awal lagi
Burung cucak ijo yang telah makan voer jangan hanya disediakan voer saja pada dalam sangkar. Namun, berikan pakan tambahan berupa jangkrik, kroto dan buah-buahan.

2. Menjaga Kebersihan Sangkar Cucak Ijo

Menjaga kebersihan sangkar merupakan salah satu kegiatan dalam merawat cucak hijau bakalan. Hal ini dilakukan penghobi cucak ijo untuk pencegahan atau antisipasi munculnya berbagai penyakit. Oleh karena itu sangkar harus dibersihkan setiap hari dari kotoran dan sisa pakan yang tercecer jatuh beserta mengganti air minum setiap hari.

Cara membersihkan sangkar dari kotoran dengancara ambil alas sangkar kemudian keruk kotorannya lalu bersihkan dengan air bersih. Untuk tempat air minum bersihkan dari lumut yang menempel pada dinding wadah. Setealh semua bersih da kering maka kembalikan lagi ke tempat asalnya semula.

3. Mandi

Agar bulu-bulu burung cucak ijo tampak indah dan bersih mengkilap maka perlu diperhatikan dengan cara mandi. Selain itu mandi juga bermanfaat untuk menyegarkan tubuhnya danjuga terhindar dari serangan jamur dan kutu.

Untuk rawatan harian biasanya penghobi cucak ijo memandikan burungnya antara jam 07.00 - 09.00. Hal ini dilakukan agar dapat dijemur pada sinar matahari setelah burung dimandikan. Namun, ada juga yang memandikan burung cucak ijo disore hari sekitar jam 15.00 - 17.00. Untuk waktu sore biasanya dilakukan hanya untuk burung lomba agar tidak mengganggu aktivitas burung saat berkicau.

Dalam melakukan pemandian untuk burung cucak ijo bakalan dianjurkan memkai karamba atau dapat juga disemprot dengan lembut. Mandi pakai karamba bertujuan agar burung mandi dengan sendiri dan dapat juga embuat mental burung menjadi bagus. Sedangkan mandi semprot bertujuan agar burung lebih cepat mapan dan jinak saat didekati manusia.

4. Menjemur Burung Cucak Ijo

Penjemuran burung cucak ijo dilakukan sekitar pukul 07.00 - 09.00 setelah burung dimandikan. Hal ini bertujuan agar bulu-bulunya yang basah cepat kering dan terlihat bersih mengkilap. Penjemuran juga dapat memberikan kesegaran pada tubuh burung tersebut. Penjemuran juga dapat memberikan vitamin D yang diperlukan cucak ijo dalam kesehatannya.

Burung cucak ijo yang dijemur setiap hari akan memberikan dampak kepada burung tersebut adalah burung menjadi sehat, lincah, dan juga segar. Jika burung sehat maka burung akan senang berkicau dan semangat dalam membawakan lagu kicauannya.

Untuk penjemuran sendiri tidak harus dilakukan setelah burung dimandikan, namun dapat dilakukan untuk melatih burung dalam berkicau. Hal tersebut dilakukan agar burung memiliki nafas yang panjang sehingga dalam berkicau burung cucak ijo lebih lama.

Durasi penjemuran untuk burung lomba para kicau mania biasanya menjemur selama 3 jam antara pukul 07.00 -  10.00. Sedangkan untuk burung cucak ijo bakalan sebentar saja, sebab burung masih belum beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dalam penjemuran harus selalu diperhatikan, jika burung sudah merasa cukup dijemur segera angkat dan pindahkan ke tempat teduh seperti bawah pohon atau diteras rumah. Setelah dijemur jangan langsung di kerodong, hal ini dilakukan untuk menghindari mata burung rabun.

5. Pengerodongan

Burung cucak ijo juga perlu penghangatan pada waktu malam hari yaitu dengan cara urung dikerodong. Hal ini untuk menghindari burung dari kedinginan dan juga cuaca yang buruk. Selain biar hangat kerodong juga bermanfaat untuk menghindari burung cucak ijo stres, radang mata dan masuk angin.

Adapun tujuan lain dari fungsi kerodong sendiri diantaranya sebagai berikut :
  • Saat dikerodong burung dapat istirahat yang cukup
  • Agar terhindar dari hewan lain seperti lebah dan gigitan nyamuk
  • Burung yang sedang rontok bulunya, pengerodongan dilakukan agar proses rontok bulu semakin cepat
  • Untuk burung yang masih bakalan dan suka nabrak kandang ruji kandang pengerondongan dilakukan agar burung cepat mapan dan juga jinak.
  • Pada waktu burung melakukan perjalanan jauh untuk menghindari stres saat diperjalanan
  • Untuk pemulihan mental burung pasca sakit atau drop
Demikian informasi tentang Cara Merawat Cucak Ijo Bakalan Dari A - Z. Semoga artikel informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita dalam perawatan burung yang masih bakalan.


Artikel Terkait :


cucak ijo
cucak ijo gacor
cucak ijo mini
cucak ijo banyuwangi
cucak ijo betina
cucak ijo kalimantan
mp3 cucak ijo
cucak ijo medan
cucak ijo trotol
cucak ijo trotol jantan
cucak ijo betina muda

Posting Komentar untuk "Cara Merawat Cucak Ijo Bakalan Dari A - Z"