Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Mencegah Perkembangbiakkan Nyamuk Demam Berdarah

Januari ini di Indonesia sedang mengalami musim penghujan. Banyaknya air yang turun dimuka bumi ini menyebabkan air menggenang dimana-mana. Air yang menggenang menjadi kesukaan nyamuk dalam menempatkan telur-telurnya untuk menjadi nyamuk selanjutnya.



Saat ini banyak berita yang menyatakan DBD sedang menjangkit di berbagai daerah. DBD adalah Demam Berdarah Dengeu. Penyakit DBD ini jika telat dalam penanganannya bisa mengakibatkan kematian. Untuk itu marilah kita menjaga lingkungan disekitar kita agar terhindar dari DBD. Penyakit DBD diakibatkan oleh nyamuk yang bernama aydes aigepty.

Nyamuk Aedes aegypti ini meninggalkan virus demam berdarah. Satu gigitan mengakibatkan trombosit manusia langsung turun drastis. Gejala awal setelah digigit nyamuk ini adalah badan demam tinggi kemudian rasa ditilang ngilu. 

Untuk mencegah perkembangan nyamuk ini mari kita dengan rutin membersihkan lingkungan. Dan saya juga akan membagikan 5 Cara Mencegah Perkembangbiakkan Nyamuk :

1. Menguras

Mari kita rutin menguras tempat-tempat air yang ada dirumah kita contohnya bak-bak penampungan air seperti bak mandi, bak air minum dll. Kita bisa menjadwalkan seminggu sekali dalam menguras tempat-tempat air tersebut karena dalam seminggu jentik nyamuk belum berubah menjadi nyamuk.

2. Menutup

Tutuplah semua tempat yang berisi air dengan rapat. Dengan menutup maka nyamuk dewasa tidak akan bisa masuk untuk bertelur dalam air tersebut.

3. Mengubur

Kuburlah wadah yang air bisa menggenang disitu contohnya tempat-tempat bekas cat atau apalah yang menyebabkan air teegenang.

4. Memelihara ikan hias

Memelihara ikan hias disekitar rumah itu juga bisa mencegah perkembangbiakkan nyamuk sebab jentik-jentik nyamuk akan dimakan oleh ikan tersebut.

5. Taruh air bersih di kebun

Setelah ke empat cara diatas sudah dilakukan dengan baik benar maka kita bisa lakukan cara yang ke lima yaitu dengan cara menaruh air bersih di kebun. Dengan menaruh air dibersih dikebun itu agar nyamuk tadi mau bertelur disitu. Namun setiap 5 hari sekali harus diperiksa jika sudah banyak jentik nyamuk di air tersebut maka dibuang saja dan diganti air baru lagi. 

Cara yang kelima ini paling efisien dalam mencegah perkembangan nyamuk. Sebab jentik yang dibuang ke tanah tidak akan bisa hidup. Cara ini juga ada kelemahannya yakni jika kita lupa maka dalam waktu tertentu jentik akan menjadi nyamuk.

Demikianlah 5 Cara Mencegah Perkembangbiakkan Nyamuk agar kita bisa terhindar dari serangan DBD. Dan juga kita bisa menaruh tanaman disekitar rumah kita yang tidak disukai nyamuk.

Sekian dulu dari saya dan terima kasih atas kunjungan anda pada blog ini.

Posting Komentar untuk "5 Cara Mencegah Perkembangbiakkan Nyamuk Demam Berdarah"